Kenali Gejalanya

Mama yang mengalami hamil anggur akan merasakan gejalagejala kehamilan yang sama dengan yang dirasakan mamil di trimester pertama, seperti morning sickness. Tetapi, kondisi seperti ini biasanya akan menybabkan juga gejala lain yang lebih spesifik :

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

• Flek atau perdarahan dari vagina, dapat terjadi ketika kehamilan berusia 6 hingga 12 minggu. • Keluar jaringan atau cairan dengan bentuk gelembung mirip buah anggur atau mata ikan dari vagina. • Ukuran rahim tidak normal. Di saat usia kandungan mamil masih 1 bulan, namun perut sudah tampak membuncit selayaknya sedang hamil 3 bulan.

• Nyeri pada tulang panggul. • Kadar hCG (Human Chorionic Gonadotropin) mamil melebihi normal. Yang dimaksud hCG ialah hormon yang berfungsi untuk menjaga atau mempertahankan kesehatan kandungan pada trimester pertama. • Mual dan muntah hebat, karena disebabkan oleh tingginya kadar hCG. • Anemia, akibat mamil mengalami perdarahan cukup banyak.

• Tekanan darah tinggi (hipertensi). Jika mamil merasakan berbagai gejala di atas, patut mencurigai ada kondisi hamil anggur. Namun, satu-satunya cara untuk me mastikan adalah dengan memeriksakan diri ke dokter, lalu melakukan USG dan tes darah untuk mengukur kadar hCG di tubuh mamil. Dari pemeriksaan USG akan terlihat rahim kosong (tidak berisi janin) dan terdapat gambaran menyerupai sa rang tawon atau gelembung. Disamping itu, dokter juga tak bisa mendengar adanya denyut jantung dari janin. Hamil anggur pada umunya bisa terdeteksi melalui USG ketika kehamilan telah berusia 10-14 minggu.

Menghindari Komplikasi

Mama yang pernah mengalami hamil anggur mempunyai risiko sebesar 15-20% untuk menderita koriokarsinoma. Jangan khawatir, Ma. Jika terdeteksi sejak dini, penyakit ini bisa disembuhkan secara total. Pasca-kuretase, kondisi ke sehatan Mama akan terus dipantau oleh dokter, antara lain untuk mengamati kondisi sel-sel trofoblas agar tidak ber kembang menjadi tumor ganas. Caranya dengan melakukan tes darah untuk mengukur kadar hCG di tubuh Mama. Peme riksaan ini dilakukan secara berkala setiap beberapa ming gu sekali selama sekitar enam bulan ke depan. Jika pasca -kuretase, kadar hCG Mama masih tinggi, kemungkinan dokter akan mem berikan obat khusus untuk membantu menurunkannya.

Sumber : pascal-edu.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *