Category Archives: Kuliner

Andalkan Telur & Margarin Bagian 2

Setelah matang sempurna, martabak diangkat lalu dilipat dua dan dimasukkan ke dalam kemasan kotak kardus. harga jual martabaknya bervariasi. Untuk martabak tebal rasa keju, per buahnya Rp 8 ribu, sedangkan martabak tipis per buahnya Rp 4.500.

Setiap menjelang akhir pekan atau hari libur, kedai Martabak Piring Murni akan dipadati pembeli. Bahkan untuk mendapatkan sebuah martabak saja, pembeli rela antre cukup lama. Menurut Eli, pembelinya tak hanya warga Medan saja. “Banyak juga tamu-tamu dari luar kota yang sedang berada di Medan mampir ke sini. Mereka bahkan memesan banyak untuk dijadikan oleh-oleh.

Malah pernah ada yang membawanya sampai ke luar negeri,” katanya sambil tersenyum. Eli juga mengatakan, martabaknya tergolong tak mudah basi. Bahkan bisa tahan hingga seminggu jika disimpan di dalam lemari es. Saat akan dinikmati kembali, tinggal dipanaskan di dalam oven atau microwave. Martabak Piring Murni menutup kedai pukul 22.00 WIB.

Andalkan Telur & Margarin

Ada dua jenis martabak yang tersedia di kedai Martabak Piring Murni. Yakni martabak tebal dan martabak tipis. Martabak tebal tentu saja terlihat lebih gemuk dan empuk, kendati ukurannya tetap mini. Sementara martabak tipis, adonan martabaknya sengaja dibuat tipis dengan tekstur yang lebih krispi. “Martabak tipis ini lebih lezat dinikmati selagi masih hangat. Jika sudah dingin, jadi tidak krispi lagi,” saran Eli.

Sementara itu, pilihan rasanya terdiri dari cokelat, kacang, coklat kacang, keju, coklat keju, dan campur. Untuk membuat martabak piring, bahan yang digunakan di antaranya tepung terigu, telur, margarin, dan air. “Martabak kami tidak diberi santan. Rasa gurihnya muncul dari penggunaan telur dan margarin. Adonanya dibuat encer supaya lebih mudah matang,” akunya.

Setelah ada pesanan, adonan encer dituang ke dalam piring-piring kaleng yang dilengkapi tangkai kayu sebagai pegangannya. Adonan langsung dipanggang di atas bara api. Saat sudah tampak setengah matang, adonan diberi taburan gulai pasir, meises, keju, coklat, atau kacang, sesuai pesanan.

Martabak di Atas Piring

Eli mengisahkan, kedua tuanya merupakan perantau asal Bukit Tinggi, Sumatera Barat. Sesampainya di Sumatera Utara, Bupon dan istri sempat bingung untuk memenuhi kebutuhan hidup. Akhirnya Bupon memutuskan berjualan martabak. “Di Bukit Tinggi, orang jualan martabak piring sangat banyak. Kebetulan Papa tahu cara membuat martabak,” tuturnya.

Bupon lalu membuka lapak martabak dan mempraktikkan ilmu membuat martabak yang diperolehnya dari kampung halamannya, Minang Kabau. Di masa itu, bahan bakar gas belum populer seperti sekarang. Bupon lantas memanggang martabak dengan menggunakan arang. Bupon membuat ukuran martabak yang sederhana agar ia bisa menjualnya dengan harga lebih murah dan pembeli mudah menikmatinya. Ia pun menggunakan piring seng sebagai loyang martabaknya.

Tak disangka, cara super simpel ini justru sangat menarik perhatian orang. Bahkan pembeli suka dengan rasanya. “Biasanya, kan, ukuran martabak besar-besar dan tebal. Untuk satu martabak saja harus dimakan 3-4 orang, baru habis,” jelas Eli. Nah, martabak buatan Bupon ukurannya lebih mini. “Sekali makan saja, orang bisa menghabiskan 3 sampai 5 martabak,” katanya lagi. Dengan ukurannya yang mini, ia pun tak perlu repot memotong motong martabak. Bisa langsung disantap.

Gecok Daging untuk 6 porsi ala Catering Kantor Jakarta

Gecok Daging untuk 6 porsi ala Catering Kantor Jakarta

Bahan: 2 sdm wijen, sangrai, haluskan 250 gr daging sapi sengkel, potong kotak 150 gr hati sapi, rebus, potong-potong kotak 150 gr usus sapi, rebus, potong-potong 3 cm 150 gr babat, rebus, potong kotak 3 cm lengkuas, memarkan 2 btg serai, ambil putihnya, memarkan 8 lbr daun jeruk, buang tulang daunnya, iris 2 sdt garam 2 sdt gula pasir 1 sdt merica bubuk 550 ml santan, dari 1/2 btr kelapa 4 bh belimbing wuluh, iris 1 sdt air asam jawa, dari 1/2 sdt asam jawa, larutkan dalam 1 sdm air 2 sdm minyak untuk menumis

Bumbu Halus: 5 btr kemiri, sangrai 8 btr bawang merah 3 siung bawang putih 2 bh cabai rawit merah

Cara Membuat: 1. panaskan minyak. Tumis bumbu halus, serai, daun jeruk, dan lengkuas hingga tercium bau harum. masukkan daging. aduk sampai berubah warna. 2. Tambahkan hati sapi, babat, usus, gula pasir, merica bubuk, dan garam dan aduk rata. 3. Tuang santan secara bertahap. masak sampai matang dan meresap. 4. masukkan belimbing wuluh, air asam jawa, dan wijen. Dan aduk. masak hingga matang.

Martabak Piring Murni, Medan

Saat hari mulai senja, sejumlah pertokoan di kawasan Jalan Bogor, Medan mulai tutup. Pada saat itulah kedai dengan gerobak dengan nama Martabak Piring Murni mulai membuka dagangan. Beratapkan tenda sederhana berwarna biru, sang pemilik usaha, Eli (30), memulai aktivitasnya sejak pukul 18.00 WIB. Di sisi gerobak mulai ditata sekitar 8 tungku besi.

Eli lalu membakar sejumlah arang lalu dimasukkan ke dalam tungku-tungku. Di atas tungku inilah martabak-martabak berukuran mini nantinya dipanggang di atas bara api. Aroma harum martabak manis, seketika akan menyebar ke berbagai penjuru, seolah ingin mengajak orangorang untuk singgah ke kedainya.

Uniknya, martabak yang Eli buat, di tidak di atas loyang martabak pada umumnya, melainkan di atas piring-piring seng yang dipasangi pegangan kayu di salah satu sisinya, untuk memudahkan proses pemanggangan. Tak heran bila kemudian usaha martabak ini dinamai martabak piring. Menurut Eli, martabak piring dirintis ayahnya, Bupon, sejak 40 tahun silam.

Setelah ayahnya kian renta, usaha martabak piring ini diambil alih oleh Eli. “tidak ada yang berubah, walaupun usaha telah mengalami perpindahan tangan. Proses memasak martabaknya masih tetap sama seperti ketika dikelola Papa. Justru cara masak ini sengaja kami dipertahankan. Martabak dipanggang di atas piring. Bedanya, kini kami sudah punya 4 cabang,” papar Eli bangga.

Telur Puyuh Kuah Santan Untuk 5 porsi ala Catering Sehat Jakarta

Telur Puyuh Kuah Santan Untuk 5 porsi ala Catering Sehat Jakarta

Bahan: 15 btr telur puyuh, rebus, kupas 4 lbr daun jeruk, buang tulangnya 2 lbr daun salam 2 btg serai, memarkan 1 1/4 sdt garam 1/2 sdt gula pasir 1/4 sdt merica bubuk 500 ml santan, dari 1/2 btr kelapa 2 sdm minyak, untuk menumis

Bumbu Halus: 2 cm kunyit, bakar 3 btr kemiri, sangrai 8 btr bawang merah 4 siung bawang putih 2 cm jahe 1/4 sdt jinten

Cara Membuat: 1. Tumis bumbu halus, daun salam, serai, dan daun jeruk hingga tercium bau harum. Masukkan telur. Aduk rata. 2. Tambahkan garam, gula, dan merica. Aduk rata. Tuang santan sedikit-sedikit. Masak sambil diaduk sampai matang dan agak kental.

Jambrai Sagar untuk 3 porsi

Bahan: 1 cm kunyit, bakar, memarkan 1 ikat (50 gr) daun katuk, siangi 1 ikat (100 gr) daun labu, siangi 50 gr kacang hijau 3 bh cabai hijau, potong serong 3 1/2 sdt garam 3 sdt gula pasir 3/4 sdt merica bubuk 1.500 ml air kaldu

Bahan Halus: 4 btr kemiri, sangrai 8 btr bawang merah

Cara Membuat: 1. Rebus kacang hijau menggunakan 1000 ml air hingga kacang hijau menjadi empuk. Tambahkan air kaldu dan bumbu halus. Rebus lagi sampai mendidih. Tambahkan garam, merica bubuk, dan gula pasir. aduk rata. 2. Tambahkan kunyit dan cabai hijau. aduk rata. masukkan daun katuk dan daun labu. masak sampai matang.

Bika jawa Pona Ubi untuk 24 potong

Bahan: 200 gr ubi putih, kukus, haluskan 2 btr telur, kocok lepas 50 gr tepung beras 50 gr gula pasir 350 ml santan, dari 1/2 btr kelapa 50 ml air daun suji, dari 30 lbr daun suji dan 4 lbr daun pandan 75 gr tepung terigu protein sedang 1/2 sdt garam 50 gr kenari, cincang kasar 25 gr kenari, potong 2 bagian

Cara Membuat: 1. aduk rata tepung beras, ubi, dan gula pasir. Tambahkan telur. aduk rata. 2. masukkan santan, air daun suji, tepung terigu, dan garam. aduk rata. Tambahkan kenari. aduk rata. 3. Tuang ke cetakkan poffertjes yang sudah dipanaskan. Biarkan sampai setengah matang. Beri sepotong kenari di tengahnya. Tutup. panggang sampai matang.

Kerang Tahu Masak Tiram Untuk 3 porsi ala Catering Jakarta

Kerang Tahu Masak Tiram Untuk 3 porsi ala Catering Jakarta

Bahan: 500 gr kerang tahu bercangkang 1 lbr daun salam 1/2 bh bawang bombay, iris panjang 3 siung bawang putih, cincang kasar 2 bh cabai merah besar, potong miring 2 bh cabai hijau besar, potong miring 1 cm jahe, memarkan 1 sdm saus tiram 1/2 sdm kecap manis 1/4 sdt merica bubuk 1/2 sdt garam 1 sdt gula pasir 150 ml air 1 sdt tepung sagu, larutkan dalam 1 sdt air 1 sdt minyak wijen 2 sdm minyak goreng, untuk menumis

Cara Membuat: 1. Rebus kerang tahu dengan daun salam dan 2 cm arang sampai matang. Angkat dan tiriskan. 2. Tumis bawang bombay, bawang putih, cabai merah, cabai hijau dan jahe sampai harum. 3. Masukkan kerang. Aduk rata. Tambahkan saus tiram, gula pasir, kecap manis, merica bubuk dan garam. Aduk rata. 4. Tuang air. Aduk sampai mendidih. Kentalkan dengan larutan tepung sagu. Masak sampai meletup-letup. Menjelang diangkat tambahkan minyak wijen. Aduk rata.

Kembu Paria untuk 6 porsi

Bahan: 100 gr kelapa parut kasar, sangrai, haluskan 200 gr kentang, kukus, haluskan 7 bh paria ukuran besar, potong 3, belah, buang biji 300 gr daging giling 1 1/2 sdt garam 1/2 sdt gula pasir 1/4 sdt merica bubuk 1 btr telur 1 sdt air asam, dari 1/2 sdt asam, larutkan 1 sdt air asam 1.000 ml santan kental, dari 1/4 btr kelapa

Bumbu Halus: 2 cm kunyit, bakar 1 btg serai, ambil putihnya 12 btr bawang merah 1 siung bawang putih 2 bh cabai merah besar 1/4 sdt pala

Cara Membuat: 1. Rebus paria sampai setengah matang. Sisihkan. 2. campurkan kentang, daging giling, bumbu halus, garam, gula pasir, merica bubuk dan telur. 3. ambil satu buah paria. Beri isi. lakukan sampai adonan habis. 4. Rebus santan, kelapa dan air asam sambil diaduk hingga mendidih kemudian masukkan paria. masak hingga kuah meresap.

Nasi Ulam Untuk 5 Porsi

Bahan: 1.000 gram nasi putih hangat 200 gram kelapa parut kasar, disangrai 1 sendok teh garam 2 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu halus: 7 siung bawang putih 3 buah cabai rawit merah 50 gram ebi, diseduh, disangrai

Bahan pelengkap: 100 gram teri nasi goreng 100 gram kacang tanah goreng 4 buah ketimun, dipotong-potong 1 ikat kecil daun kemangi 3 butir telur, dibuat dadar rawis 2 sendok makan bawang goreng

Cara membuat: 1. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus sampai harum. Tambahkan kelapa sangrai. Aduk rata. Angkat. 2. Masukkan dalam nasi hangat. Aduk hingga rata. 3. Sajikan nasi ulam bersama pelengkapnya (dn).

Sup lobak Jagung Kacang Merah

Bahan: 100 gram kacang merah segar, rebus sampai empuk 100 gram jagung manis pipil 200 gram lobak, potong 4 bagian, potong-potong 2 cm 200 gram wortel, potong bulat 100 gram kol, potong-potong kasar 100 gram buncis, potong-potong 5 siung bawang putih, goreng, memarkan 2 sendok teh garam 1/4 sendok teh merica bubuk 1.500 ml kaldu ayam 1 batang daun bawang, potong 2 cm 1 batang daun seledri, ikat 1/2 sendok makan minyak goreng untuk menumis

Cara membuat: 1. Tumis bawang putih sampai harum. Masukkan kaldu ayam. Masak sampai mendidih. 2. Tambahkan kacang merah, lobak, jagung, kol, buncis, wortel, dan seledri. Masak sampai mendidih. 3. Masukkan garam dan merica bubuk. Masak sampai matang. Menjelang diangkat, masukkan daun bawang. Aduk rata.

Nasi Kuning Untuk 4 Porsi dari Catering Sehat Jakarta

stoica.id – Nasi Kuning Untuk 4 Porsi dari Catering Sehat Jakarta. BAHAN: 250 gram beras 25 ml air kunyit dari 100 gram kunyit, diparut, diperas 400 ml air 2 lembar daun pandan, diikat 1 batang serai, diambil putihnya, dimemarkan 1 lembar daun salam 1 1/2 sendok teh garam

BAHAN KERING TEMPE: 300 gram tempe, dipotong korek api, digoreng kering 100 gram kacang tanah kulit, digoreng 3 buah cabai merah besar, dibuang biji, diiris miring, digoreng 6 butir bawang merah, diiris halus 3 siung bawang putih, diiris 3 lembar daun salam 4 cm lengkuas, dimemarkan 1 sendok teh garam 50 gram gula merah 1 sendok makan air asam, dari 1 sendok teh asam jawa yang dilarutkan dengan 2 sendok makan air, 2 sendok makan minyak untuk menumis

BAHAN PELENGKAP: 3 butir telur dimasak menjadi telur dadar rawis 2 sendok makan bawang merah goreng

CARA MEMBUAT: 1. Nasi kuning, rendam beras ke dalam air air kunyit dan200 ml dan diamkan selama 1 jam. Buang airnya. 2. Didihkan air, daun pandan, serai, daun salam, dan garam. Masukkan beras. Aduk sampai meresap. Angkat. Kukus 30 menit sampai matang. 3. Kering tempe, tumis bawang putih, bawang merah, lengkuas, dan daun salam sampai harum. 4. Tambahkan garam, gula merah, dan air asam. Aduk sampai kental. Masukkan tempe, kacang goreng, dan cabai. Aduk rata. 5. Sajikan nasi kuning bersama kering tempe dan pelengkapnya.

Nasi Bakmoy Untuk 6 Porsi

BAHAN: 900 gram nasi putih 2 tangkai seledri, diiris untuk taburan 3 siung bawang putih goreng untuk taburan 6 buah kerupuk udang

BAHAN TUMISAN: 1 buah paha ayam rebus, dipotong kotak kecil 4 siung bawang putih, dicincang 2 buah kekian goreng, potong kotak kecil 200 gram tahu, dipotong kotak kecil, digoreng sebentar 1/2 sendok makan kecap asin 4 sendok makan kecap manis 1/4 sendok teh garam 1/2 sendok teh merica bubuk 2 buah telur ayam rebus, dibelah 2 bagian 1 tangkai seledri, diiris 225 ml air 1 sendok teh minyak wijen 1 sendok makan minyak untuk menumis

BAHAN KUAH: 1.000 ml kaldu ayam 4 siung bawang putih utuh, digoreng, dimemarkan 1 tangkai seledri, diikat 1 sendok makan garam 1 sendok teh pasir 1/4 sendok teh merica bubuk

CARA MEMBUAT: 1. Tumisan, tumis bawang putih sampai harum. Masukkan ayam, tahu, dan kekian. Aduk rata. 2. Tambahkan kecap asin, merica bubuk, garam, dan kecap manis. Aduk rata. Tuang air. Aduk sampai meresap. Tambahkan seledri dan minyak wijen. Aduk rata. Sisihkan. 3. Kuah, rebus kaldu ayam, seledri, dan bawang putih sampai terlihat mendidih. Tambahkan garam gula pasir, dan merica. Masak sampai mendidih. 4. Sajikan nasi putih bersama dengan tumisan diatasnya, telur rebus, dan kuah.

Kuliner Mantab di Garut

Berangkat ke Garut jangan hanya singgah di gerai oleh-oleh untuk mencari dodol. Ada bakso yang menguji ketahanan kita terhadap rasa pedas. Ada juga soto berkuah santan yang gurih. Bahkan ada nasi yang tersaji di dalam bambu yang harum. Semua itu layak dicoba dan dicicipi. Anda pasti kepingin balik lagi setelah menyantapnya

Bakso Jando

Kalau biasanya menyantap bakso, tingkat kepedasannya tergantung dari volume saus dan sambal yang dituang ke dalam mangkuk. Di kedai ini rasa pedasnya sudah menyatu di dalam baksonya karena dibuat dari campuran daging giling dan sambal cabai rawit. Begitu pedasnya hingga diberi nama bakso mercon. Ukuran baksonya besar. Karena itu dalam semangkuk bakso hanya ada sebutir bakso plus mi. Harganya? Hanya Rp 6 ribu. Anda yang tidak suka rasa pedas tentu tetap boleh berkunjung ke sini. Sudah disediakan bakso jando yang tidak pedas, tetapi berukuran sama dengan bakso mercon. “Dalam baksonya tidak ditambahkan sambal, tetapi lemak sapi”, jelas Sutendi (34), sang pemilik. Kalau hanya ingin bakso yang pedasnya sedang-sedang saja, disarankan memesan bakso jando lantas menambahkan sambal yang memang sudah disediakan. Masih tetap dengan menu bakso, tersedia juga bakso ukuran kecil plus bakso tahu. Kedai bakso ini juga menyediakan pangsit yang bisa melengkapi santap bakso Anda. Bakso ukuran kecil dijual dengan harga Rp 2 ribu sedang bakso tahu Rp 4 ribu. Meski baru dibuka Oktober tahun 2012, gerai ini selalu dipenuhi pengunjung sepanjang jam buka, pukul 10.00 hingga pukul 21.00

Sate Domba Arab

Sesuai namanya, berbagai jenis sate disediakan di gerai ini. Salah satunya adalah sate arab domba. Sate ini terdiri dari daging domba, bawang bombay, nanas. Disajikan bersama saus kecap atau saus kacang. Seporsi berisi 10 tusuk. Harganya cukup bikin kita menarik napas, Rp 40 ribu. Tetapi setelah dicicipi, pasti terobati dengan kenikmatan rasanya. Atau mau pesan separuh, pun, boleh, kok. Di luar sate, ada menu tambahan tongseng domba. Tampilannya mirip tongseng ayam atau tongseng kambing. Di dalam semangkuk tongseng, terdapat potongan daging domba dalam jumlah yang cukup banyak, kol, bawang bombay, dan irisan bawang putih. Tekstur daging dombanya lembut dan bumbunya didominasi rasa pedas lada. Semangkuk tongseng domba bisa disantap dengan harga Rp 26 ribu. Rumah makan yang berdiri di tepi jalan, milik Drs. Ismail Satriyanto ini, buka pukul 07.00 – 23.00.